MENGENAL BERAS MERAH[1]
Beras yang
menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia adalah jenis beras putih. Sehingga
sebagian besar petani Indonesia menanam beras putih.Hanya sedikit petani yang
mau menanam jenis beras lain seperti beras ketan, beras merah,
dan beras ketan. Hanya beberapa petani Indonesia yang menanam jenis beras merah
dan hitam. Padahal jenis beras merah dan hitam memiliki manfaat yang lebih
banyak bila dibanding dengan beras putih.
Beras merah merupakan beras yang belum melalui proses penggilingan
atau pengelupasan kulit seutuhnya, sehingga lapisan kulit yang menyelimuti
bijirin masih ada. Lapisan kulit inilah yang mengandung nutrisi dan serat yang
penting bagi tubuh. Berbeda dengan beras merah, beras putih telah
melalui proses penggilingan atau pengelupasan kulit dan hanya tersisa bijirin,
sehingga tidak memiliki kandungan serat dan bahkan bisa meningkatkan kadar
gula. Hal itu menjadi alasan bahwa mengonsumsi beras merah
memberikan manfaat kesehatan lebih baik jika dibandingkan dengan
beras putih.
[2] Padi beras merah merupakan salah satu
jenis padi di Indonesia yang mengandung gizi yang tinggi. Penelitian di Cina
menunjukkan bahwa ekstrak larutan beras merah mengandung protein, asam lemak
tidak jenuh, beta-sterol, camsterol, stigmasterol, isoflavones, saponin, Zn dan
Se, lovastrin, dan mevinolin-HMG-CoA. Unsur terakhir adalah reduktase inhibitor
yang dapat mengurangi sintesis kolesterol di hati (Anonim, 2005). Menurut
Departemen Kesehatan RI (1995) beras merah tumbuk mengandung protein 7,3%, besi
4,2%, dan vitamin B1 0,34%. Bubur beras merah dicampur susu merupakan resep
mkanan bayi berumur 4 bulan sampai 1 tahun (Didi suardi, 2004)
Berdasarkan kandungan gizinya maka padi beras merah
sangat baik untuk daerah rawan pangan khususnya masyarakat yang
berastatus kurang gizi. Padi dengan kadar protein tinggi sangat
bermanfaat dalam perbaikan gizi masyarakat. Selain itu mengkonsumsi beras merah
dapat mencegah penyakit seperti kanker, kolesterol dan jantung koroner dengan
biaya relatif sangat murah (Didi Suardi, 2005). Namun di Indonesia padi beras
merah kurang mendapat perhatian dibandingkan padi beras putih. Bahkan konsumsi
padi beras merah di Indonesia sangat terbatas. Di pasar tradisional, harga
beras merah sama dengan harga beras putih yang kualitasnya cukup baik (Rp.
3000/kg), namun di toko swalayan harganya sama dengan beras kualitas terbaik
(Rp.6.600/kg) (Didi Suardi, 2004).
Jumlah padi beras merah sangat terbatas bahkan dari 184
varietas unggul yng telah dilepas baru satu varietas padi beras merah yaitu
varietas Bahbuton yang berkulit ari (aleuron) merah, tahan terhadap blas (Pyricularia
oryzae), agak tahan terhadap bakteri hawar daun (Xanthomonas oryzae)
dan dilepas tahun 1985 (Irsal Las, 2004; Djunainah, 1993). Penelitian yang
lebih intensif terhadap mutu padi beras merah diharapkan dapat memberikan
sumbangan nyataterhadap ketahanan pangan dan perbaikan kualitas sumberdaya
manusia. Selain itu faktor budidaya sangat mempengaruhi akan hasil produksi
yang baik. Beberapa budidaya tanaman padi di daerah gunung kidul jogjakarta
dengan sistem tugal yag sampai sekarang masih dilakukan.
Morfologi
Nama Indonesia :
Padi Beras Merah
Nama Latin
: Oryza nivara
Lokasi bahan :
Desa Pancakarya,Kecamatan Ajung,Kabupaten Jember.
Klasifikasi Tumbuhan padi biji merah :
Kingdom
: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom
: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super
Divisi :
Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi
: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo
: Poales
Spesies
: Oryza
nivara
Ciri-Ciri Morfologi :
1.
Akar
Sistem perakaran serabut (Radix
adventicia), karena tidak terdapat akar utama/ akar pokok dan digantikan
oleh sejumlah akar yang ukurannya kurang lebih sama besar dan semuanya keluar
dari pangkal batang.
2.
Batang
·
Batang berbentuk bulat (teres),
·
Sifat batang beras merah yakni batang rumput (calmus),yaitu
batang yang tidak keras, mempunyai ruas-ruas yang nyata dan seringkali
berongga.
·
Permukaan batang licin (laevis)
·
Arah tumbuh batang tegak (erectus),yaitu arah
tumbuhnya lurus ke atas.
·
Warna batang hijau,namun pada pangkal batang berwarna
merah. Semakin ke ujung berwarna hijau.
·
Pertumbuhan batang dapat mencapai 2 meter.
3.
Daun
·
Daun padi beras merah termasuk daun tidak lengkap,karena
hanya memiliki helaian daun (lamina) dan pelepah daun (vagina)
saja.
·
Memiliki alat tambahan pada daun yaitu lidah-lidah (ligula).
Merupakan suatu selaput kecil yang biasanya terdapat pada batas antara pelepah
dan helaian daun. Alat ini berguna untuk mencegah masuknya air hujan kedalam
ketiak antara batang dan pelepah daun, sehingga kemungkinan pembusukan dapat
dihindarkan.
·
Tipe lidah-lidah (ligula) pada padi beras merah
yaitu ligula tipe selaput.
·
Bangun/bentuk daun pada padi beras merah yaitu daun
bentuk Pita (ligulatus).
·
Ujung daun berbentuk runcing (acutus),pangkal daun
berbentuk rata (truncatus),dan bertepi rata (integer). Memiliki
pertulangan daun yang sejajar (rectinervis) dan permukaan daun yang
berbulu halus (villosus) dan berdaging tipis.
·
Daun berwarna hijau pada bagian tengah,namun pada bagian
tepi,daun berwarna merah.
4.
Buah
·
Padi beras merah termasuk buah sejati tunggal yang kering
(siccus) yaitu buah sejati tunggal yang bagian luarnya keras dan mengayu
speri kulit yang kering.
·
Padi beras merah dibagi menjadi lebih spesifik lagi yaitu
buah sejati tunggal yang kering jika masak tidak pecah (indehiscens),
dan termasuk dalam Buah Padi (caryopsis) yaitu buah berdinding tipis, mengandung satu biji dan kulit buah
berlekatan dengan kulit biji. Oleh karena itu,biji yang sehari-hari kita
makan,sebenarnya adalah buah.
Perbedaan padi beras merah dengan padi varietas lain
berdasarkan ciri-ciri morfologi :
1.
Pada bagian pangkal
batang,padi
beras merah berwarna merah dan pada bagian ujung berwarna hijau.
2.
Pada bagian daun,padi beras merah berwarna merah pada
bagian tepi daun,dan berwana hijau pada bagian tengah.
3.
Pertumbuhan padi beras merah dapat mencapi 2 meter.
Produksi padi selalu diidentikkan dengan pengusahaan di
lahan sawah. Padahal padi dapat dibudidayakan di lahan lain, misalnya lahan
kering. Penanaman padi di lahan kering atau padi merah yang dapat dilahan yang tandus di daerah gunung Kidul Yogyakarta. Di lahan kering ini dapat
menyumbang produksi padi yang patut diperhitungkan.
Budidaya tanaman padi khususnya padi merah haruslah
diperhatikan, peningkatan SDM mungkin dapat mengatasi
permasalahan pertanian saat ini, agar masyarakat dapat hidup lebih makmur dan
sejahtera.
Manfaat beras merah itu banyak sekali diantaranya adalah:
1.
Kaya akan serat
Serat adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh proses penurunan berat
badan Anda. Tanpa serat, Anda bisa mendapatkan rasa lapar yang terus-menerus
dan sulit untuk merasa kenyang. Oeh karena itu, dianjurkan untuk mengkonsumsi
beras merah setiap sarapan agar perut bisa menahan lapar hingga siang hari.
Beras merah, brown rice atau beras hitam memiliki kandungan serat yang
tinggi. Lain halnya dengan beras putih yang hanya mengandung karbohidrat sederhana,
beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang baik bagi kesehatan.
2.
Mengontrol kadar gula darah (Indeks glikemik yang rendah)
Beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah. Indeks glikemik merupakan
angka yang menunjukkan potensi meningkatnya gula darah yang berasal dari
karbohidrat. Dengan indeks glikemik yang rendah, beras merah mempunyai andil
dalam mengatur kadar gula darah dan juga produksi insulin. Selain itu, zat ini
juga digunakan sebagai penyedia energi dan memaksimalkan banyak manfaat
kesehatan.
3. Membuat lebih cepat kenyang
Beras merah merupakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, yaitu
jenis karbo yang lama dicerna oleh tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan ini, maka
Anda akan mendapatkan rasa kenyang serta energi yang lebih stabil.
Sebuah penelitian yang dilakukan di British Journal of Nutrition menemukan
bahwa dengan mengonsumsi karbohidrat yang kompleks, seperti oatmeal, beras
merah dan kentang, akan membuat anda
lebih cepat kenyang sampai berjam-jam dan makan tidak lebih dari 320 kalori
4.
Mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas
Beras merah merupakan sumber yang baik untuk zat besi atau mangan. Mangan,
yang berperan penting dalam menghasilkan energi bagi tubuh merupakan komponen
penting dari enzim dan merupakan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari
radikal bebas yang umumnya terbentuk saat energi diproduksi. Selain itu, beras
merah kaya akan zinc, mineral yang membantu mempercepat penyembuhan luka dan
menjaga sistem imun dalam tubuh agar berfungsi dengan baik.
Sama halnya dengan zat besi atau mangan, zinc juga kaya antioksidan yang
melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel dan jaringan
dalam tubuh.
5.
Mengandung Vitamin B6
Dengan mengonsumsi satu porsi nasi merah saja, dapat memenuhi 23 persen
dari vitamin B6, jumlah yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi organ. Vitamin
ini dibutuhkan untuk membantu menjaga keseimbangan pembentukan hormon
serotonin, sel darah merah dan membantu produksi sel-sel DNA.
6.
Menurunkan kadar kolesterol jahat
Beras merah diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Dengan mengonsumsi nasi merah, maka akan membantu meningkatkan level kolesterol
baik. Oleh sebab itu nasi merah dapat menjadi makanan pokok dan sumber
karbohidrat yang baik bagi kesehatan tubuh. Saat ini ada banyak anjuran yang
mengatakan bahwa kita diharuskan mengkonsumsi oatmeal atau beras merah setiap
pagi untuk sarapan.
Meskipun
beras merah memiliki manfaat yang lebih banyak bila dibandingkan dengan beras putih.
Namun beras ini kurang diminati masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan
kebiasaan masyarakat yang selalu mengkonsumsi beras putih sebagai makanan
pokoknya. Ditambah lagi harga beras ini yang lebih mahal sehingga masyarakat
lebih memilih untuk mengkonsumsi beras putih. Padahal menurut pakar dunia,
beras merah merupakan salah satu makanan yang paling menyehatkan di dunia.
Beras
merah sebenarnya memiliki nilai jual yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan
beras putih dan beras ketan. Beras ini juga memiliki ke unggulan dan manfaat
yang lebih banyak bila dibandingkan dengan beras yang lain. Proses menanam dan
waktu panennya pun hampir sama dengan beras putih. Beras merah memiliki daya
tahan terhadap hama lebih tinggi. Sehingga prospek kedepan beras ini di
Indonesia lebih baik dari pada beras lain. sehingga mengapa kita tidak
mengembangkan jenis beras ini secara besar-basaran di Indonesia.
Harga
beras merah di Indonesia lebih mahal bila dibandingkan dengan beras yang banyak
ditanam petani Indonesia. Harga jual beras ini sekitar Rp10.500/Kg. Sedangkan
harga beras putih kualitas bagus sekitar Rp8.500,00/Kg dan harga beras ketan
sekitar Rp8.000,00/Kg. Harga ini sesuai dengan manfaat yang di dapat oleh
konsumen. (info Pasar Jakarta Tahun 2013)
Betapa banyak keunggulan
beras merah namun masih sedikit petani yang menanam beras ini. Untuk itu, tidak
ada salahnya beras ini kita kembangkan di Indonesia agar masyarakat Indonesia
yang mengkonsumsinya menjadi lebih sehat.Aqsocomp, juga sedia beras merah.... hehehehehe
085764652575 (SMS)
Sumber: Dari berbagai sumber (saling melengkapi)
File Aslinya Download Disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar